Aku takut mencintainya terlalu dalam
Hingga aku benar-benar tak bisa belajar
Bagaimana caranya melepaskan dia
Atas lukaku, atas dukaku, atas air mataku, atas kecewaku
Atas apapun yang mengatasnamakan aku
Kamu tidak bersalah
Bagaimana pun itu
Biarlah semua ini yang bertanggung jawab adalah aku
Bahagia
Tugasmu hanya itu
Kamu tidak perlu mencemaskan aku
Selama kamu baik-baik saja
Keadaanku pun sama
Biarlah lukaku disembuhkan oleh waktu
Begitu juga dengan rindu
Karena aku sadar
Ada hal-hal yang memang tidak bisa dipaksakan
Oleh kehendakku
Terlebih atasmu
Tidak bisa
Andai kamu tahu. Aku mencintaimu
Bahkan lebih hebat dari bayanganmu sendiri
Aku menyayangi dengan setulus-tulusnya hati
Namun sayangnya kamu menutup diri
Kamu lebih memilih lari pergi dari sini
Saat ini
Hal terbaik yang bisa aku beri
Adalah mendoakanmu
Karena hanya dengan ini
Aku bisa menyentuhmu
Dan saat ini aku mengerti
Alasan Tuhan menciptakan air mata
Karena selain waktu
Air matalah
Yang akan menyembuhkan luka-luka
Ingatlah
Dihatiku
Sebenarnya ada kamu
Di denyut nadiku
Sebenarnya kamu hidup
Walaupun mungkin sekarang
Cinta yang kujalani ini mengundang air mata dipipiku
Namun aku perlu percaya
Karena cinta itu
Akan membuatku bahagia suatu saat nanti
Karena Tuhan tidak mungkin membiarkanku
Dalam keterpurukan hidup
Yang memang harus pergi
Pasti menemukan jalannya sendiri
Yang seharusnya kembali
Pasti akan menemukan jalannya kesini
Tak akan ada yang bisa tersesat, dalam hati
Karena sampai saat ini
Aku percaya
Tidak ada yang diciptakan Tuhan
Dengan sia-sia
Termasuk air mata
0 komentar:
Posting Komentar